Anak miskin menjadi kaya karena Rajin, anak kaya menjadi miskin karena Malas, dunia ini bulat dan adil.

(Oleh Susilawati)

suciAda orang membawa puing-puing kegagalan dimasa lalu, untuk menghalangi perjalanannya kemasa depan.cobalah dari hari ini dan seterusnya untuk mendasari doamu atas perasaan gembira dan kesyukuranmu, lalu perhatikan apa yang terjadi.

Orang tua lebih lama menyikapi banjir sebagai bencana, jika dibandingkan dengan anak-anak bagi mereka,semua keadaan menyediakan kesempatan untuk menemukan kegembiraan bagi anak-anak. Jelas sekali terlihat bahwa bersama kesulitan datang kemudahan.

Berhentilah menyesali, mulailah mensyukuri. Berhentilah meragukan, dan mulailah melakukan.
Bersedihlah tapi janganlah bersedih seperti engkau tidak akan pernah bahagia lagi, Ini semua akan berlalu. Bersabarlah sepanjang kesedihanmu, dan engkau akan sampai kepada kebahagiaanmu.

Santun kepada yang baik kepadamu, itu biasa.
Tapi tetap santun kepada orang membencimu,itu baru super..!!
Anak muda yang kreatif tidak lama mengeluh dalam kesulitan.

TUHAN…..

Mohon agar dalam istirahatku malam ini, engkau membebaskan jiwaku dari keletihan dan kekhawatirannya. Betapa pun gelapnya hidupmu, kesempatan untuk menjadi lebih baik dan lebih berbahagia selalu ada didekatmu.

Seorang sahabat tidak membencimu dengan uang, tapi memenangkanmu dengan telinga yang sabar dan hati yang penyayang. Bukan kecilnya awal, tetapi besarnya tujuan…!!!

Pembenci akan membenci,itu memang peran kehidupan yang dipilihnya, yang menyedihkan adalah kenyataan bahwa banyak dari pembenci itu adalah sesungguhnya orang-orang yang baik, yang tidak kuasa mengendalikan rasa irinya. Tidak ada anak muda yang merasa kebingungan tapi anak muda yang sukses besar dimasa dewasanya adalah yang tetap melakukan yang baik walaupun sama bingungnya dengan orang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s