Khatmil Qur’an di IPPEMATANG

(Oleh Agus Syodiqi)

Kamis Sore tanggal 30 Mei 2013 M bertepatan dengan 20 Rajab 1434 Hijriyah, ada  acara terselenggara di Asrama Gayo Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Tanoh Gayo (IPPEMATANG) yang dilaksanakan pada pukul 16.00 WIB (Ba’da shalat Ashar) hingga 17.30(tiba waktu maghrib). Acara tersebut adalah  Khatmil Qur’an seluruh anggota IPPEMATANG yang rutin dilaksanakan dalam setiap menggu terakhir dalam setiap bulannya.

khotmil  Ketua IPPEMATANG, Juanto menyampaikan bahwa kegiatan khatmil Qur’an  ini digelar  sebagai wujud tasyakuran atas keberhasilan para Siswa/Calon MABA yang telah datang dari Tanoh Gayo dan bagi yang akan mengikuti SNMBPTN untuk masuk dalam perguruan tinggi yang akan dituju, serta seluruh anggota IPPEMATANG diharapkan membawa niat masing-masing untuk kesuksesan dihari esok ujarnya. Mengkhatamkan pengajian membaca Al-Qur’an yang dilakukan secara tadarus bergilir dalam pembagian Juz berbeda masing-masing Anggota membaca  1 Juz bahkan ada yang 2 Juz bagi yang lancar membaca.khotmil1

Hadir dalam acara yang berkesan tersebut, Ustadz Alamul Huda,MA beliau adalah Dosen Fakultas Syari’ah UIN MALIKI Malang yang juga diminta menyampaikan siraman rohani pada pukul 19.00 WIB (ba’da shalat isya) dengan tema “ Meraih mimpi dengan menjemput Ridha Ilahi”  bertujuan untuk memotivasi dikhususkan bagi Adik-adik CAMABA (Calon Mahasiswa Baru) yang akan masuk di perguruan tinggi serta seluruh anggota yang menyempatkan untuk hadir dala kegiatan tersebut.

Dalam Tausyiahnya Alamul Huda,MA menyampaikan tentang: MIMPI atau TARGET, diambil dari potongan ayat QS. Ali-Imran:159ali imran

Artinya: Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya

:Dari tausyiahnya dapat disimpulkan beberapa hal diantaranya

  1. Budaya dalam mengejar mimpi adalah cirikhas anak rantau
  2. Setiap kita memiliki sebuah mimpi yang berbeda
  3. Yakin dan bertawakal kepada Allah dalam meraih mimpi
  4. The Hadder The Better (yang terkeras dan yang terbaik)
  5. Sukses dibangun bertahap bukan sekaligus
  6. Agama itu energi tidak pernah untuk mengajarkan yang malas
  7. Setiap kita memiliki tujuan hidup masing-masing, yang terpenting apa yang dilakukan harus dengan istiqamah, konsisten, kerja keras dan Do’a

Acara berlangsung sangat khusyuk dan tumakninah. Semoga Allah meridhoi diri kita untuk senantiasa memperbaiki diri, dan mendekat pada-Nya. Eits tapi ingat, jangan sampai kita banyak meminta pada-Nya, tapi tak pandai menjalankan perintah-Nya. Malu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s